3


Rantau
– Rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matamuda) 2026 di MI Muhammadiyah Rantau resmi berakhir. Kepala MI Muhammadiyah Rantau secara simbolis menutup kegiatan tersebut dalam upacara penutupan yang khidmat, Jumat (17/7/2026) pagi di halaman madrasah.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, sukses membekali para siswa baru dengan pengenalan lingkungan madrasah, penanaman nilai-nilai keislaman, serta pembentukan karakter disiplin sesuai semangat pendidikan Muhammadiyah.

Dalam amanatnya, Kepala MI Muhammadiyah Rantau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, guru, serta siswa yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme.

“Matamuda bukan sekadar seremoni penerimaan siswa baru, melainkan langkah awal bagi ananda sekalian untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Saya berharap nilai-nilai yang telah diajarkan selama lima hari ini, seperti kedisiplinan, kemandirian, dan kasih sayang, terus dipraktikkan dalam kegiatan belajar sehari-hari,” ujarnya di hadapan siswa dan wali murid.



Beliau juga menekankan pentingnya menjaga akhlakul karimah sebagai ciri khas siswa Madrasah Muhammadiyah.

“Kalian adalah masa depan bangsa dan persyarikatan. Teruslah belajar dengan giat, hormati guru, dan sayangi teman agar tercipta lingkungan madrasah yang harmonis dan menyenangkan,” tambahnya.

Sepanjang Matamuda 2026, siswa baru mengikuti berbagai materi menarik, mulai dari pengenalan lingkungan madrasah, tata krama, hingga pengenalan organisasi otonom Muhammadiyah seperti Hizbul Wathan (HW) dan Tapak Suci. Suasana halaman madrasah terlihat ceria dengan berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk mempererat rasa persaudaraan antar siswa baru.

Upacara penutupan diawali dengan senam Indonesia Hebat dan diakhiri dengan pemberian penghargaan secara simbolis kepada sembilan peserta terfavorit Matamuda oleh Kepala Madrasah. Penghargaan ini menandai bahwa seluruh siswa baru telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar MI Muhammadiyah Rantau.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penampilan hiburan dari siswa kelas IV, V, dan VI yang meriah.

Dengan suksesnya Matamuda 2026, diharapkan seluruh siswa baru dapat segera berintegrasi dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi serta berakhlak mulia sesuai visi pendidikan Muhammadiyah.


Rantau, 15 Juli 2026 — MI Muhammadiyah Rantau sukses melaksanakan kegiatan MATAMUDA pada hari ketiga dengan penuh antusiasme. Bertempat di aula musholla sekolah, ratusan siswa duduk tertib menyimak materi bertema “Visi, Misi, dan Tata Tertib”.

Dalam sesi ini, siswa diajak memahami pentingnya visi dan misi sekolah sebagai pedoman bersama dalam mencetak generasi unggul berlandaskan akhlak mulia dan ilmu pengetahuan. Melalui tayangan animasi yang menarik, para siswa belajar bagaimana tata tertib sekolah menjadi fondasi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Rantau menyampaikan harapannya, “Kami ingin setiap siswa tidak hanya memahami, tetapi juga menginternalisasi visi dan misi sekolah serta menjadikan tata tertib sebagai bagian dari karakter sehari-hari. Semoga kegiatan ini dapat membentuk siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menjadi generasi emas Muhammadiyah.”

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini turut didampingi oleh guru-guru dan tenaga pendidik. Para siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti penjelasan serta diskusi ringan yang disampaikan.

Kegiatan MATAMUDA ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat karakter siswa sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif. Rangkaian kegiatan akan terus berlanjut di hari-hari berikutnya dengan tema-tema menarik lainnya.

Mari dukung dan doakan agar seluruh rangkaian MATAMUDA tahun ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh civitas akademika MI Muhammadiyah Rantau.



Rantau, Tapin
– Momen ikonik terjadi saat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, SE., M.Si, mengajak siswa langsung melafalkan ayat-ayat pendek Al-Qur'an dan doa-doa harian dalam kunjungan program MataMuda di MI Muhammadiyah Rantau, Selasa (14/7/2026).



Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30–11.00 Wita di Mushala MIMURA ini melibatkan peserta MataMuda MI Muhammadiyah Rantau beserta Kepala Madrasah dan guru pendamping. Dr. H. Akhmad Ismail Fahni tidak hanya memberikan nasihat, tetapi secara langsung menguji kemampuan siswa dengan meminta mereka menyambung ayat-ayat pendek Al-Qur'an.

Menurut penjelasan yang beredar, momen ini menjadi sangat membekas bagi para siswa. Berbeda dengan nasihat lisan biasa, pengalaman diminta langsung oleh Kepala Kemenag untuk melafalkan ayat suci memberikan motivasi yang jauh lebih kuat.

“Kegiatan ini merupakan metode evaluasi praktis yang sangat efektif di lingkungan madrasah,” ungkap salah satu guru pendamping. Pengujian ayat pendek mengukur kemampuan kognitif dan hafalan, sementara pengujian doa harian lebih menekankan pembentukan akhlak dan pembiasaan karakter.

Dr. H. Akhmad Ismail Fahni kemudian melanjutkan dengan menguji doa-doa harian seperti doa sebelum makan, doa bangun tidur, dan doa sebelum belajar. Tujuannya adalah memastikan bahwa siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan doa-doa tersebut dalam kehidupan sehari-hari.



“Madrasah memiliki misi khusus untuk menjadikan agama sebagai napas keseharian. Dengan menguji doa harian, kita ingin memverifikasi bahwa adab dan tuntunan Islam telah tertanam dalam aktivitas rutin siswa,” tegas Kepala Kemenag Tapin.

Secara psikologis, momen ini mengajarkan siswa tentang ketergantungan kepada Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan, sekaligus menanamkan tauhid praktis sejak dini.

Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Rantau menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kunjungan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memotivasi siswa dalam meningkatkan hafalan Al-Qur'an dan pembiasaan doa sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kantor Kemenag Kabupaten Tapin dalam mendukung pendidikan agama di madrasah, khususnya dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.


Tapin
– Pengawas RA/MI Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin, Drs. Sari Jamila, MM, melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun 2026 di MI Muhammadiyah Rantau.

Kegiatan monitoring berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, bertepatan dengan hari pertama pembukaan Matamuda. Drs. Sari Jamila, MM, hadir lang



sung di kelas untuk melihat suasana kegiatan, interaksi antara guru dan siswa baru, serta persiapan madrasah dalam menyambut peserta didik.


Dalam monitoring tersebut, pengawas menyaksikan siswa baru yang antusias mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan madrasah. Ruang kelas terlihat rapi dan meriah dengan dekorasi balon serta siswa yang mengenakan seragam lengkap. Guru dan staf madrasah tampak aktif mendampingi siswa selama sesi pembukaan.

Tujuan Monitoring

Monitoring ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan Matamuda berjalan sesuai pedoman dan mencapai tujuannya, yaitu:

  • Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan madrasah
  • Menanamkan nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, dan karakter mulia
  • Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas bullying
  • Menanamkan semangat kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila

Drs. Sari Jamila, MM, menyampaikan apresiasinya atas persiapan MI Muhammadiyah dalam menyambut siswa baru. Beliau menekankan pentingnya masa ta'aruf sebagai fondasi awal pembentukan karakter siswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

“Kegiatan Matamuda yang terstruktur seperti ini sangat baik untuk membangun rasa percaya diri siswa dan kolaborasi yang harmonis antara madrasah, orang tua, serta siswa,” ujarnya.

Kepala MI Muhammadiyah Rantau beserta seluruh guru menyambut baik kedatangan pengawas dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sesuai arahan Kemenag.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan pelaksanaan Matamuda di MI Muhammadiyah Rantau dapat menjadi contoh baik bagi madrasah lain di Kabupaten Tapin dalam menyambut tahun ajaran baru 2026.


Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Rantau sukses menggelar kegiatan Pembukaan Matamuda (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) Tahun 2026 pada Senin, 13 Juli 2026 pukul 07.30–09.00 Wita. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa baru jenjang MI sebagai bentuk pengenalan lingkungan madrasah sekaligus pembekalan awal untuk menjalani proses pembelajaran.


Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dihadiri oleh siswa baru beserta orang tua/wali murid. Pembukaan Matamuda menjadi momentum penting dalam menyambut siswa baru dengan hangat dan terstruktur.

Tujuan Matamuda 2026

Melalui Matamuda, pihak madrasah berharap dapat mencapai beberapa tujuan utama, antara lain:

  1. Adaptasi Lingkungan – Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan belajar, sarana dan prasarana, serta mengenal guru dan staf madrasah.
  2. Pemahaman Nilai Madrasah – Menanamkan nilai-nilai, budaya, dan kekhasan madrasah agar siswa memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak sesuai profil madrasah yang berakhlak mulia.
  3. Pembangunan Karakter – Menumbuhkan sikap kemandirian, kedisiplinan, serta karakter siswa yang beriman dan bertakwa.
  4. Kebanggaan Madrasah – Memberikan pemahaman bahwa siswa adalah bagian dari madrasah, sehingga menumbuhkan rasa bangga dan rasa memiliki.
  5. Lingkungan Belajar Positif – Mengedukasi siswa untuk turut menciptakan suasana madrasah yang sehat, aman, nyaman, menyenangkan, dan bebas dari bullying serta kekerasan.
  6. Penanaman Nilai Kebangsaan – Menanamkan komitmen terhadap empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) serta mengintegrasikan pemahaman agama dalam kehidupan sehari-hari.


Manfaat Kegiatan

Bagi Siswa Baru
Kegiatan ini membantu siswa membangun kepercayaan diri, mengenal teman sebaya, memahami aturan dan budaya madrasah, serta mengurangi kecemasan saat bertransisi dari TK/RA ke MI melalui aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.

Bagi Orang Tua
Menjadi titik awal kolaborasi yang baik antara orang tua dan madrasah, sekaligus memberikan ketenangan pikiran karena anak telah mengenal lingkungan sekolah, guru, dan prosedur keamanan.

Bagi Madrasah
Membantu sinkronisasi karakter siswa dengan visi misi MI Muhammadiyah, mengidentifikasi potensi dan kebutuhan belajar siswa baru, serta membangun citra positif sebagai lembaga pendidikan yang ramah, aman, dan mendidik.

Kepala Madrasah MI Muhanmadiyah Rantau menyampaikan harapannya agar seluruh siswa baru dapat menjalani masa ta’aruf ini dengan penuh antusiasme dan menjadikannya sebagai fondasi kuat untuk meraih prestasi di masa mendatang, baik dalam bidang akademik maupun akhlak.


Dengan terselenggaranya Matamuda Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh siswa baru MI Muhammadiyah dapat segera berintegrasi dengan baik dan siap menjalani tahun ajaran baru dengan semangat belajar yang tinggi serta nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang kuat.




Rantau, 18 Juni 2026 — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Tapin menghadiri acara Pengukuhan dan Pelepasan Kelas VI serta Pembagian Raport Kelas 1 sampai 5 di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Rantau. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Galuh Bastari, Kawasan Rantau Baru.



Kehadiran Kepala Kankemenag Kabupaten Tapin dalam acara ini merupakan bentuk dukungan moril yang nyata kepada para siswa, khususnya lulusan kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar selama enam tahun di madrasah. Acara ini juga bertujuan memberikan dorongan semangat kepada para lulusan agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (MTs/SMP) sambil tetap menjaga nilai-nilai akhlak dan karakter Islami yang telah dibentuk selama di MI Muhammadiyah Rantau.

Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag menekankan pentingnya harmonisasi antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Kehadiran pejabat tinggi Kemenag di acara lembaga pendidikan swasta ini menunjukkan komitmen penuh pemerintah melalui Kementerian Agama dalam membina dan mendukung kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Tapin. “Kehadiran kami di tengah masyarakat melalui gedung publik seperti Galuh Bastari merupakan wujud nyata bahwa Kemenag hadir dan peduli terhadap kemajuan pendidikan agama dan umum di daerah ini,” ujarnya.

Manfaat Kehadiran Pejabat Kemenag

Bagi para siswa lulusan, kehadiran pimpinan tertinggi Kemenag memberikan rasa bangga dan validasi atas pencapaian mereka selama enam tahun. Pesan motivasi yang disampaikan diharapkan dapat memperkuat ambisi akademik serta mengingatkan mereka untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman di jenjang pendidikan selanjutnya.

Bagi guru dan tenaga kependidikan, kehadiran tersebut menjadi moral booster yang berarti. Pengakuan formal dari pimpinan instansi memperkuat dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda dengan penuh keikhlasan.

Orang tua murid merasa semakin yakin karena madrasah yang dipilihnya mendapatkan perhatian dan pembinaan langsung dari pemerintah. Acara ini juga menjadi sarana sosialisasi penting mengenai peran keluarga dalam mendukung kelangsungan pendidikan anak.

Sementara itu, bagi MI Muhammadiyah Rantau sendiri, kehadiran pejabat Kemenag memperkuat eksistensi dan citra madrasah di mata masyarakat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan menarik lebih banyak siswa baru di masa mendatang.

Peserta Acara

Acara dihadiri oleh unsur pimpinan daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah, seluruh Kepala Sekolah di lingkungan Perguruan Muhammadiyah, Pengawas RA/MI Kantor Kemenag Kabupaten Tapin, seluruh siswa dan wali murid, serta tokoh-tokoh Muhammadiyah setempat. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Kementerian Agama dengan lembaga pendidikan swasta berbasis masyarakat dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan berwawasan luas.

Diberdayakan oleh Blogger.