3


MIMURA
— MI Muhammadiyah (MIMURA) terus berinovasi dalam membentuk karakter peserta didik yang sehat, disiplin, dan berbudi pekerti luhur. Salah satu langkah nyata yang rutin diterapkan adalah pembiasaan pengamalan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diintegrasikan melalui kegiatan Senam Pagi setiap hari Jumat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf kependidikan dengan penuh semangat dan keceriaan. Suasana Jumat pagi tampak begitu meriah dengan gerakan senam yang dinamis dipandu langsung oleh guru olahraga MIMURA, Sofia, S.Pd. Gelak tawa dan antusiasme terpancar dari para siswa, dari kelas awal hingga kelas akhir.

Kepala MI Muhammadiyah, Syaefudin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk menjaga kebugaran fisik peserta didik, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai karakter positif sejak dini.

"Melalui senam pagi bersama di hari Jumat, kami ingin membiasakan anak-anak dengan pola hidup sehat sekaligus menanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Tubuh yang sehat akan mendukung jiwa yang kuat dan pikiran yang cerdas," ujar Syaefudin.

Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Madrasah

Pengaplikasian 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dibiasakan secara konsisten di lingkungan MIMURA meliputi:

  1. Bangun Pagi: Memulai hari dengan kesiapan fisik dan mental yang baik.

  2. Beribadah: Melaksanakan salat dan berdoa sebelum beraktivitas.

  3. Berolahraga: Diwujudkan melalui kegiatan senam pagi rutin setiap Jumat yang dipandu oleh guru olahraga Shofia, S.Pd.

  4. Makan Makanan Bergizi dan Seimbang: Diterapkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengelolaan Kantin Sehat.

  5. Gemar Belajar: Menumbuhkan rasa aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan akademik maupun ekstrakurikuler.

  6. Bermasyarakat: Menanamkan jiwa sosial, kerja sama, dan sikap tolong-menolong antarteman.

  7. Tidur Cepat: Mengedukasi pentingnya mengatur waktu istirahat yang cukup di malam hari.




Membentuk Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas

Pihak madrasah berharap, melalui pembiasaan yang konsisten ini, nilai-nilai positif tersebut tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga terus diterapkan oleh para siswa di rumah dan lingkungan masyarakat.

Dengan memadukan kesehatan jasmani melalui senam pagi dan pembentukan karakter melalui 7 kebiasaan utama, MI Muhammadiyah optimis dapat terus mencetak generasi muda yang cerdas, tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi kebanggaan bangsa.

 


RANTAU — Dalam upaya membina karakter spiritual dan meningkatkan kualitas ibadah para peserta didik sejak dini, kegiatan Sholat Dhuha berjamaah dan Pembacaan Tahsin Al-Qur'an sukses diselenggarakan pada Kamis pagi (30/07/2026).

Bertempat di Masjid Mujahidin Kupang Rantau, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini diikuti secara khusyuk oleh seluruh siswa-siswi kelas VI A dan VI B. Kegiatan ini didampingi langsung oleh guru pembimbing, Habibah Mursyidah, S.Ag.




Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah untuk membiasakan para siswa merutinkan ibadah sunnah di pagi hari. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan bimbingan Tahsin Al-Qur'an.

Tujuan dan Manfaat Utama Kegiatan:

  • Membiasakan Ibadah Sunnah: Menanamkan kebiasaan sholat Dhuha sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pembiasaan disiplin beribadah.

  • Memperbaiki Bacaan Al-Qur'an: Membimbing siswa agar mampu membaca Al-Qur'an secara tartil sesuai kaidah tajwid dan makhraj (tempat keluarnya huruf) yang tepat.

  • Menjaga Makna Ayat: Memastikan keaslian lafaz penjagaan Al-Qur'an serta menghindari kesalahan pembacaan yang dapat mengubah makna ayat.

"Melalui pembiasaan rutin ini, kami berharap para siswa tidak hanya terbiasa menjalankan sholat sunnah, tetapi juga mampu membaca Al-Qur'an dengan benar dan tartil. Ini adalah pondasi penting bagi benteng moral mereka," ungkap Habibah Mursyidah, S.Ag. selaku pendamping kegiatan.

Suasana tenang dan penuh keberkahan tampak menyelimuti seluruh rangkaian acara. Diharapkan pembiasaan positif ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari gaya hidup para siswa, baik di sekolah maupun di rumah.

MIMURA – Dalam upaya melatih pembiasaan ibadah sunnah sekaligus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an peserta didik, MI Muhammadiyah (MIM) menggelar kegiatan Sholat Dhuha dan Tahsin Al-Qur'an secara berjamaah pada Rabu (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini dilaksanakan dengan penuh khidmat di Musholla MIM.

Kegiatan rutin ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas V A dan V B. Selama kegiatan berlangsung, para siswa didampingi langsung oleh dewan guru pembimbing, yakni Muhammad Seman, S.Pd. dan Siti Rafiah, S.Pd.



Secara umum, kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk membiasakan anak-anak melaksanakan sholat sunnah Dhuha sejak dini. Selain itu, bimbingan Tahsin Al-Qur'an bertujuan sebagai proses perbaikan bacaan ayat suci para siswa agar senantiasa sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dan makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar.

Melalui perpaduan dua kegiatan spiritual ini, para siswa mendapatkan beragam manfaat positif, di antaranya:

  • Membiasakan Sholat Sunnah: Menanamkan kesadaran dan kebiasaan meluangkan waktu untuk beribadah Dhuha sebelum memulai aktivitas belajar.

  • Membaca Al-Qur'an dengan Tartil: Melatih siswa agar mampu melafalkan ayat suci Al-Qur'an secara fasih dan benar.

  • Menjaga Keaslian Lafaz: Menghindari kesalahan pengucapan (lahn) yang dapat mengubah arti atau makna dari ayat Al-Qur'an yang dibaca.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah dan dilanjutkan dengan bimbingan membaca Al-Qur'an bersama para guru pendamping. Suasana musholla tampak begitu tenang dan tertib dari awal hingga akhir kegiatan.

Melalui pembiasaan rutin ini, pihak madrasah berharap para siswa kelas V tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang taat beribadah, mencintai Al-Qur'an, dan berakhlak mulia.

RANTAU – Dalam upaya membina karakter, kedisiplinan, serta ketangkasan para siswa, MI Muhammadiyah Rantau menggelar kegiatan kepanduan Hizbul Wathan (HW) pada Selasa sore. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WITA ini dipusatkan di Halaman MI Muhammadiyah Rantau.

Latihan HW kali ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas IV, V, dan VI. Jalannya kegiatan dipimpin langsung oleh Pembina Putra M. Rudi Basyori N, S.Pd., Pembina Putri Fitria, serta didampingi oleh Marliana, S.Pd.

Secara umum, kegiatan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan ini bertujuan untuk membina karakter anak dan pemuda agar memiliki akidah yang kuat, mental serta fisik yang sehat, berakhlak mulia, dan berilmu pengetahuan.

Pada sesi latihan minggu ini, para peserta dibekali dengan materi Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Dasar. Selain itu, suasana latihan semakin meriah dengan adanya permainan ketangkasan berupa "Memasukkan Bola dengan Estafet Pipa".

Melalui perpaduan materi baris-berbaris dan permainan edukatif tersebut, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para siswa, di antaranya:

  • Melatih Kerjasama Kelompok: Mendorong komunikasi dan kekompakan antarpeserta untuk mencapai tujuan bersama.

  • Melatih Fokus dan Kecepatan: Mengasah konsentrasi, ketepatan, serta responsivitas siswa saat menerima instruksi maupun menyelesaikan tantangan game.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan penuh semangat dan keceriaan dari awal hingga akhir. Pihak madrasah berharap melalui latihan rutin Kepanduan Hizbul Wathan ini, para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, tangguh, dan bertakwa.

 

RANTAU – Dalam rangka membiasakan ibadah sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para siswa, MI Muhammadiyah Rantau menyelenggarakan kegiatan Tahsin Al-Qur’an pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini dilaksanakan di Musholla MI Muhammadiyah Rantau dengan penuh kekhusyukan.

Pada kesempatan kali ini, bimbingan tahsin disampaikan langsung oleh Ustadz Nabil. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas IV A dan IV B dengan pendampingan dari para guru, yakni Mahrina Agustini, S.Pd. dan Norhamsyah, S.Pd.

Tujuan utama dilaksanakannya program Tahsin ini adalah untuk memupuk kebiasaan beribadah sejak usia dini serta memastikan bacaan Al-Qur'an para siswa sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Melalui bimbingan langsung dari Ustadz Nabil, para siswa diajarkan cara membaca Al-Qur'an dengan benar, jelas, serta tepat sesuai makhraj huruf dan harakatnya.

Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh peserta didik. Siswa tidak hanya belajar melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan lebih fasih, tetapi juga makin percaya diri dan terbiasa membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.

Pihak madrasah berharap melalui kegiatan tahsin yang rutin dan berkesinambungan ini, siswa-siswi MI Muhammadiyah Rantau dapat tumbuh menjadi generasi Qur'ani yang mencintai Al-Qur'an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

MIMURA — MI Muhammadiyah menggelar kegiatan upacara bendera rutin mingguan dengan penuh khidmat pada Senin (27/7/2026). Upacara yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh dewan guru, staf, serta siswa-siswi dari seluruh tingkatan kelas.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MI Muhammadiyah, Syaefudin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan amanat mendalam mengenai pentingnya pembentukan karakter peserta didik sejak usia dini

Dalam amanatnya, beliau menegaskan tiga poin utama yang harus dipegang teguh oleh setiap siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di kehidupan sehari-hari:

  • 1. Menjaga Kedisiplinan Kedisiplinan ditegaskan sebagai kunci utama dalam meraih kesuksesan. Siswa diimbau untuk selalu hadir tepat waktu, mematuhi seluruh tata tertib madrasah, serta melaksanakan tugas piket dan kegiatan belajar mengajar dengan penuh tanggung jawab.

  • 2. Menjunjung Tinggi Akhlak Mulia Pembinaan moral menjadi sorotan penting. Siswa diingatkan untuk senantiasa mengedepankan sopan santun, menghormati guru, menyayangi sesama teman, serta jujur dalam perkataan dan perbuatan sebagai cerminan nilai-nilai Islami.

  • 3. Memupuk Semangat Belajar yang Tinggi Di tengah perkembangan zaman yang kian dinamis, para siswa didorong untuk tidak mudah menyerah dalam menuntut ilmu. Motivasi belajar yang tinggi menjadi bekal utama dalam menggapai cita-cita dan masa depan yang gemilang.


"Disiplin, akhlak mulia, dan semangat belajar adalah tiga pondasi utama yang akan membawa anak-anak sekalian menjadi pribadi yang sukses di dunia dan akhirat," tegas Syaefudin di hadapan para peserta upacara.

Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan lancar dan tertib dari awal hingga akhir. Melalui pesan-pesan yang disampaikan, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai tersebut secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Diberdayakan oleh Blogger.