3
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan


MIMURA
— MI Muhammadiyah (MIMURA) terus berinovasi dalam membentuk karakter peserta didik yang sehat, disiplin, dan berbudi pekerti luhur. Salah satu langkah nyata yang rutin diterapkan adalah pembiasaan pengamalan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diintegrasikan melalui kegiatan Senam Pagi setiap hari Jumat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf kependidikan dengan penuh semangat dan keceriaan. Suasana Jumat pagi tampak begitu meriah dengan gerakan senam yang dinamis dipandu langsung oleh guru olahraga MIMURA, Sofia, S.Pd. Gelak tawa dan antusiasme terpancar dari para siswa, dari kelas awal hingga kelas akhir.

Kepala MI Muhammadiyah, Syaefudin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk menjaga kebugaran fisik peserta didik, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai karakter positif sejak dini.

"Melalui senam pagi bersama di hari Jumat, kami ingin membiasakan anak-anak dengan pola hidup sehat sekaligus menanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Tubuh yang sehat akan mendukung jiwa yang kuat dan pikiran yang cerdas," ujar Syaefudin.

Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Madrasah

Pengaplikasian 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dibiasakan secara konsisten di lingkungan MIMURA meliputi:

  1. Bangun Pagi: Memulai hari dengan kesiapan fisik dan mental yang baik.

  2. Beribadah: Melaksanakan salat dan berdoa sebelum beraktivitas.

  3. Berolahraga: Diwujudkan melalui kegiatan senam pagi rutin setiap Jumat yang dipandu oleh guru olahraga Shofia, S.Pd.

  4. Makan Makanan Bergizi dan Seimbang: Diterapkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengelolaan Kantin Sehat.

  5. Gemar Belajar: Menumbuhkan rasa aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan akademik maupun ekstrakurikuler.

  6. Bermasyarakat: Menanamkan jiwa sosial, kerja sama, dan sikap tolong-menolong antarteman.

  7. Tidur Cepat: Mengedukasi pentingnya mengatur waktu istirahat yang cukup di malam hari.




Membentuk Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas

Pihak madrasah berharap, melalui pembiasaan yang konsisten ini, nilai-nilai positif tersebut tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga terus diterapkan oleh para siswa di rumah dan lingkungan masyarakat.

Dengan memadukan kesehatan jasmani melalui senam pagi dan pembentukan karakter melalui 7 kebiasaan utama, MI Muhammadiyah optimis dapat terus mencetak generasi muda yang cerdas, tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi kebanggaan bangsa.

 


RANTAU — Dalam upaya membina karakter spiritual dan meningkatkan kualitas ibadah para peserta didik sejak dini, kegiatan Sholat Dhuha berjamaah dan Pembacaan Tahsin Al-Qur'an sukses diselenggarakan pada Kamis pagi (30/07/2026).

Bertempat di Masjid Mujahidin Kupang Rantau, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini diikuti secara khusyuk oleh seluruh siswa-siswi kelas VI A dan VI B. Kegiatan ini didampingi langsung oleh guru pembimbing, Habibah Mursyidah, S.Ag.




Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah untuk membiasakan para siswa merutinkan ibadah sunnah di pagi hari. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan bimbingan Tahsin Al-Qur'an.

Tujuan dan Manfaat Utama Kegiatan:

  • Membiasakan Ibadah Sunnah: Menanamkan kebiasaan sholat Dhuha sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pembiasaan disiplin beribadah.

  • Memperbaiki Bacaan Al-Qur'an: Membimbing siswa agar mampu membaca Al-Qur'an secara tartil sesuai kaidah tajwid dan makhraj (tempat keluarnya huruf) yang tepat.

  • Menjaga Makna Ayat: Memastikan keaslian lafaz penjagaan Al-Qur'an serta menghindari kesalahan pembacaan yang dapat mengubah makna ayat.

"Melalui pembiasaan rutin ini, kami berharap para siswa tidak hanya terbiasa menjalankan sholat sunnah, tetapi juga mampu membaca Al-Qur'an dengan benar dan tartil. Ini adalah pondasi penting bagi benteng moral mereka," ungkap Habibah Mursyidah, S.Ag. selaku pendamping kegiatan.

Suasana tenang dan penuh keberkahan tampak menyelimuti seluruh rangkaian acara. Diharapkan pembiasaan positif ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari gaya hidup para siswa, baik di sekolah maupun di rumah.

MIMURA – Dalam upaya melatih pembiasaan ibadah sunnah sekaligus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an peserta didik, MI Muhammadiyah (MIM) menggelar kegiatan Sholat Dhuha dan Tahsin Al-Qur'an secara berjamaah pada Rabu (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini dilaksanakan dengan penuh khidmat di Musholla MIM.

Kegiatan rutin ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas V A dan V B. Selama kegiatan berlangsung, para siswa didampingi langsung oleh dewan guru pembimbing, yakni Muhammad Seman, S.Pd. dan Siti Rafiah, S.Pd.



Secara umum, kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk membiasakan anak-anak melaksanakan sholat sunnah Dhuha sejak dini. Selain itu, bimbingan Tahsin Al-Qur'an bertujuan sebagai proses perbaikan bacaan ayat suci para siswa agar senantiasa sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dan makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar.

Melalui perpaduan dua kegiatan spiritual ini, para siswa mendapatkan beragam manfaat positif, di antaranya:

  • Membiasakan Sholat Sunnah: Menanamkan kesadaran dan kebiasaan meluangkan waktu untuk beribadah Dhuha sebelum memulai aktivitas belajar.

  • Membaca Al-Qur'an dengan Tartil: Melatih siswa agar mampu melafalkan ayat suci Al-Qur'an secara fasih dan benar.

  • Menjaga Keaslian Lafaz: Menghindari kesalahan pengucapan (lahn) yang dapat mengubah arti atau makna dari ayat Al-Qur'an yang dibaca.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah dan dilanjutkan dengan bimbingan membaca Al-Qur'an bersama para guru pendamping. Suasana musholla tampak begitu tenang dan tertib dari awal hingga akhir kegiatan.

Melalui pembiasaan rutin ini, pihak madrasah berharap para siswa kelas V tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang taat beribadah, mencintai Al-Qur'an, dan berakhlak mulia.

RANTAU – Dalam upaya membina karakter, kedisiplinan, serta ketangkasan para siswa, MI Muhammadiyah Rantau menggelar kegiatan kepanduan Hizbul Wathan (HW) pada Selasa sore. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WITA ini dipusatkan di Halaman MI Muhammadiyah Rantau.

Latihan HW kali ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas IV, V, dan VI. Jalannya kegiatan dipimpin langsung oleh Pembina Putra M. Rudi Basyori N, S.Pd., Pembina Putri Fitria, serta didampingi oleh Marliana, S.Pd.

Secara umum, kegiatan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan ini bertujuan untuk membina karakter anak dan pemuda agar memiliki akidah yang kuat, mental serta fisik yang sehat, berakhlak mulia, dan berilmu pengetahuan.

Pada sesi latihan minggu ini, para peserta dibekali dengan materi Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Dasar. Selain itu, suasana latihan semakin meriah dengan adanya permainan ketangkasan berupa "Memasukkan Bola dengan Estafet Pipa".

Melalui perpaduan materi baris-berbaris dan permainan edukatif tersebut, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para siswa, di antaranya:

  • Melatih Kerjasama Kelompok: Mendorong komunikasi dan kekompakan antarpeserta untuk mencapai tujuan bersama.

  • Melatih Fokus dan Kecepatan: Mengasah konsentrasi, ketepatan, serta responsivitas siswa saat menerima instruksi maupun menyelesaikan tantangan game.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan penuh semangat dan keceriaan dari awal hingga akhir. Pihak madrasah berharap melalui latihan rutin Kepanduan Hizbul Wathan ini, para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, tangguh, dan bertakwa.

 

RANTAU – Dalam rangka membiasakan ibadah sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para siswa, MI Muhammadiyah Rantau menyelenggarakan kegiatan Tahsin Al-Qur’an pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini dilaksanakan di Musholla MI Muhammadiyah Rantau dengan penuh kekhusyukan.

Pada kesempatan kali ini, bimbingan tahsin disampaikan langsung oleh Ustadz Nabil. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas IV A dan IV B dengan pendampingan dari para guru, yakni Mahrina Agustini, S.Pd. dan Norhamsyah, S.Pd.

Tujuan utama dilaksanakannya program Tahsin ini adalah untuk memupuk kebiasaan beribadah sejak usia dini serta memastikan bacaan Al-Qur'an para siswa sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Melalui bimbingan langsung dari Ustadz Nabil, para siswa diajarkan cara membaca Al-Qur'an dengan benar, jelas, serta tepat sesuai makhraj huruf dan harakatnya.

Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh peserta didik. Siswa tidak hanya belajar melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan lebih fasih, tetapi juga makin percaya diri dan terbiasa membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.

Pihak madrasah berharap melalui kegiatan tahsin yang rutin dan berkesinambungan ini, siswa-siswi MI Muhammadiyah Rantau dapat tumbuh menjadi generasi Qur'ani yang mencintai Al-Qur'an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

MIMURA — MI Muhammadiyah menggelar kegiatan upacara bendera rutin mingguan dengan penuh khidmat pada Senin (27/7/2026). Upacara yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh dewan guru, staf, serta siswa-siswi dari seluruh tingkatan kelas.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MI Muhammadiyah, Syaefudin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan amanat mendalam mengenai pentingnya pembentukan karakter peserta didik sejak usia dini

Dalam amanatnya, beliau menegaskan tiga poin utama yang harus dipegang teguh oleh setiap siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di kehidupan sehari-hari:

  • 1. Menjaga Kedisiplinan Kedisiplinan ditegaskan sebagai kunci utama dalam meraih kesuksesan. Siswa diimbau untuk selalu hadir tepat waktu, mematuhi seluruh tata tertib madrasah, serta melaksanakan tugas piket dan kegiatan belajar mengajar dengan penuh tanggung jawab.

  • 2. Menjunjung Tinggi Akhlak Mulia Pembinaan moral menjadi sorotan penting. Siswa diingatkan untuk senantiasa mengedepankan sopan santun, menghormati guru, menyayangi sesama teman, serta jujur dalam perkataan dan perbuatan sebagai cerminan nilai-nilai Islami.

  • 3. Memupuk Semangat Belajar yang Tinggi Di tengah perkembangan zaman yang kian dinamis, para siswa didorong untuk tidak mudah menyerah dalam menuntut ilmu. Motivasi belajar yang tinggi menjadi bekal utama dalam menggapai cita-cita dan masa depan yang gemilang.


"Disiplin, akhlak mulia, dan semangat belajar adalah tiga pondasi utama yang akan membawa anak-anak sekalian menjadi pribadi yang sukses di dunia dan akhirat," tegas Syaefudin di hadapan para peserta upacara.

Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan lancar dan tertib dari awal hingga akhir. Melalui pesan-pesan yang disampaikan, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai tersebut secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.


RANTAU – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai religius dan membentuk karakter Islami sejak dini, MI Muhammadiyah Rantau secara konsisten menggelar kegiatan sholat Dhuha berjamaah. Kegiatan mulia ini dilaksanakan pada hari Senin pagi, bertempat di Musholla MI Muhammadiyah Rantau, mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA. Pelaksanaan sholat Dhuha kali ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas III A dan III B dengan penuh khidmat dan antusias. Didampingi oleh para guru pembimbing, yakni Ibu Maulida Sari, S.Pd. dan Ibu Fatmawati, S.Pd., para siswa diajarkan tata cara sholat Dhuha yang benar serta melantunkan doa-doa setelah sholat. 


 Kegiatan ini bertujuan utama untuk membiasakan anak-anak melaksanakan ibadah sunnah sejak dini. Dengan pembiasaan yang rutin dan terarah, diharapkan ibadah tidak lagi dirasakan sebagai suatu kewajiban yang berat, melainkan sebuah kebutuhan dan kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Manfaat dari pembiasaan ini mulai terlihat nyata pada diri siswa. Selain melatih disiplin dan konsentrasi sebelum memulai pembelajaran di kelas, sholat Dhuha rutin ini membentuk kepribadian anak agar senantiasa dekat dengan Allah SWT dan terbiasa meluangkan waktu untuk beribadah di tengah kesibukan mereka. Pihak sekolah berharap kegiatan pembiasaan ibadah seperti ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki landasan iman dan akhlak yang kokoh.


Rantau – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Rantau (MIMURA) dengan penuh khidmat menggelar upacara bendera peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Kegiatan yang mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” ini berlangsung di halaman utama madrasah dan diikuti seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan.

Pelaksanaan upacara berjalan tertib dan meriah. Seluruh petugas upacara, mulai dari pengibar bendera, pemimpin upacara, hingga pembaca UUD 1945, dipercayakan kepada para guru dan tenaga kependidikan MIMURA. Suasana pagi itu terasa khidmat namun tetap diwarnai semangat kebersamaan.

Dalam amanatnya, pembina upacara tidak hanya membacakan Amanat Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI, tetapi juga menekankan esensi peringatan Hari Anak Nasional. Tema tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen—orang tua, guru, dan masyarakat—akan pentingnya memberikan perlindungan, kasih sayang, serta ruang tumbuh kembang yang aman bagi anak-anak.

“Anak-anak adalah aset bangsa sekaligus generasi penerus cita-cita perjuangan. Sudah menjadi kewajiban bersama untuk memastikan mereka mendapatkan haknya, terlindungi dari segala bentuk kekerasan, serta mendapatkan pendidikan yang layak untuk membangun masa depan yang gemilang,” ujar pembina upacara di hadapan ratusan peserta didik.

Usai rangkaian upacara formal, suasana halaman madrasah berubah menjadi lebih semarak. Anak-anak dengan ceria mengikuti sesi foto bersama GTK MIMURA. Tawa dan semangat mereka menjadi penutup indah peringatan HAN kali ini.

Melalui momentum Hari Anak Nasional ke-42, MI Muhammadiyah Rantau berharap terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter kuat, serta tumbuh di lingkungan yang penuh kasih sayang dan rasa aman.












Video 






Rantau – Pada Kamis, 23 Juli 2026, halaman MI Muhammadiyah Rantau menjadi saksi kegiatan latihan Tapak Suci yang diikuti oleh seluruh murid kelas 1 sampai 6. Kegiatan ini berlangsung dengan antusias dan penuh semangat di bawah bimbingan pelatih serta guru pendamping.



Latihan Tapak Suci bertujuan untuk membina ketangkasan seni bela diri, melatih fisik agar kuat dan sehat, serta membangun jiwa yang tabah, percaya diri, dan sportif. Melalui gerakan-gerakan dasar hingga teknik sederhana yang disesuaikan dengan usia peserta, siswa diajak untuk mengembangkan kemampuan motorik, kedisiplinan, dan karakter yang baik.

Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pemanasan, teknik dasar, hingga permainan edukatif yang mengandung unsur bela diri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai olahraga dan kepribadian Muhammadiyah sejak dini.

Dengan adanya latihan rutin seperti ini, diharapkan siswa MI Muhammadiyah Rantau semakin tangguh secara fisik maupun mental serta memiliki semangat sportivitas yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari.


Rantu, 22 Juli 2026 — Kegiatan Belajar Tahsin Al-Qur'an berhasil dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Juli 2026 pukul 08.00 hingga 08.35 WIB di Musholla MIMURA. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa Kelas V A dan V B.

Kegiatan yang bertujuan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an agar sesuai dengan kaidah tajwid dan makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar ini dipandu oleh Pendamping Muhammad Seman, S.Pd. dan Siti Rafiah, S.Pd.

Dalam sesi tersebut, siswa-siswa diajarkan cara membaca ayat suci Al-Qur'an dengan tartil yang baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat menjaga keaslian lafaz Al-Qur'an serta menghindari kesalahan bacaan yang berpotensi mengubah makna ayat.



“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar. Siswa antusias mengikuti pembelajaran tahsin ini,” ujar salah satu pendamping.

Kegiatan Belajar Tahsin Al-Qur'an rutin dilakukan sebagai upaya membentuk generasi Qur'ani yang memiliki bacaan yang benar dan berkualitas sesuai tuntunan agama.

Rantau – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Rantau turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Advokasi Transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah yang Menyenangkan serta Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) Wajib Belajar 13 Tahun Lintas Sektor.



Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026 di Gedung Galuh Bastari, Kawasan Rantau Baru. MI Muhammadiyah diwakili oleh dua orang utusan, yaitu:

  • Mariatul Kiptiah, S.Pd (Wali Kelas IA)
  • Rufi'ah, S.Pd.I (Wali Kelas IB)

Mendorong Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan

Keikutsertaan MI Muhammadiyah dalam acara ini menunjukkan komitmen kuat madrasah dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional. Program advokasi ini bertujuan untuk:

  • Menghapus tradisi tes calistung (baca, tulis, hitung) sebagai syarat masuk SD/MI
  • Membangun fondasi perkembangan anak secara holistik, meliputi aspek emosi, sosial, dan kognitif
  • Mewujudkan proses transisi yang mulus dan menyenangkan bagi anak dari PAUD ke jenjang pendidikan dasar

Penandatanganan MoU Wajib Belajar 13 Tahun

Selain advokasi transisi, acara juga menjadi momentum penting penandatanganan MoU Wajib Belajar 13 Tahun Lintas Sektor. Nota kesepakatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, hingga lembaga pendidikan lainnya. Tujuannya adalah memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan mulai dari PAUD hingga jenjang menengah.

Dengan adanya partisipasi aktif ini, diharapkan semakin terbangun sinergi antarlembaga dalam mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan menyenangkan bagi seluruh anak di Kabupaten Tapin.

 


Rantau – Pada hari Selasa, 21 Juli 2026 pukul 08.00–08.35, kegiatan Belajar Tahsin Al-Qur’an telah sukses dilaksanakan di Musholla MIM. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi Kelas IV A dan IV B.

Kegiatan yang bertujuan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah tajwid dan makhraj huruf yang benar ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Melalui pembinaan tahsin, siswa diajarkan cara membaca ayat suci Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Manfaat kegiatan ini antara lain:

  • Membaca Al-Qur’an dengan tartil
  • Menjaga keaslian lafaz bacaan
  • Menghindari kesalahan bacaan yang dapat mengubah makna ayat

Kegiatan ini didampingi oleh dua pendamping guru yang kompeten:

  • Mahrina Agustini, S.Pd.
  • Norhamsyah, S.Pd.I

Diharapkan dengan rutin dilaksanakannya kegiatan Belajar Tahsin Al-Qur’an ini, siswa-siswi MIM dapat semakin mencintai Al-Qur’an dan mahir dalam membacanya sesuai dengan tuntunan yang ben

Rantau, 20 Juli 2026 – Dalam rangka membentuk karakter religius siswa sejak usia dini, MI Muhammadiyah Rantau menggelar kegiatan Sholat Dhuha berjamaah pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 08.00–08.35 WIB di Musholla sekolah.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa Kelas IIIA dan IIIB ini bertujuan untuk membiasakan siswa melaksanakan ibadah sholat Dhuha secara rutin. Dengan mengikuti
kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat terbiasa beribadah dan menjadikan sholat sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini kepada siswa. Sholat Dhuha bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana untuk mendidik kesabaran, disiplin, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar salah satu pendamping kegiatan.

Kegiatan Sholat Dhuha berjalan dengan khidmat dan tertib. Siswa-siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembacaan niat, sholat sunnah Dhuha, hingga dzikir dan doa bersama. Kegiatan ini didampingi langsung oleh guru pendamping, yaitu Maulida Sari, S.Pd. dan Fatmawati, S.Pd.

Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terbentuknya kebiasaan beribadah yang baik pada anak, sehingga dapat membawa dampak positif bagi perkembangan akhlak dan prestasi belajar mereka di masa mendatang.

Kegiatan semacam ini akan terus dijadwalkan secara rutin sebagai bagian dari program pembinaan karakter keagamaan di MI Muhammadiyah Rantau.


Rantau
– Rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matamuda) 2026 di MI Muhammadiyah Rantau resmi berakhir. Kepala MI Muhammadiyah Rantau secara simbolis menutup kegiatan tersebut dalam upacara penutupan yang khidmat, Jumat (17/7/2026) pagi di halaman madrasah.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, sukses membekali para siswa baru dengan pengenalan lingkungan madrasah, penanaman nilai-nilai keislaman, serta pembentukan karakter disiplin sesuai semangat pendidikan Muhammadiyah.

Dalam amanatnya, Kepala MI Muhammadiyah Rantau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, guru, serta siswa yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme.

“Matamuda bukan sekadar seremoni penerimaan siswa baru, melainkan langkah awal bagi ananda sekalian untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Saya berharap nilai-nilai yang telah diajarkan selama lima hari ini, seperti kedisiplinan, kemandirian, dan kasih sayang, terus dipraktikkan dalam kegiatan belajar sehari-hari,” ujarnya di hadapan siswa dan wali murid.



Beliau juga menekankan pentingnya menjaga akhlakul karimah sebagai ciri khas siswa Madrasah Muhammadiyah.

“Kalian adalah masa depan bangsa dan persyarikatan. Teruslah belajar dengan giat, hormati guru, dan sayangi teman agar tercipta lingkungan madrasah yang harmonis dan menyenangkan,” tambahnya.

Sepanjang Matamuda 2026, siswa baru mengikuti berbagai materi menarik, mulai dari pengenalan lingkungan madrasah, tata krama, hingga pengenalan organisasi otonom Muhammadiyah seperti Hizbul Wathan (HW) dan Tapak Suci. Suasana halaman madrasah terlihat ceria dengan berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk mempererat rasa persaudaraan antar siswa baru.

Upacara penutupan diawali dengan senam Indonesia Hebat dan diakhiri dengan pemberian penghargaan secara simbolis kepada sembilan peserta terfavorit Matamuda oleh Kepala Madrasah. Penghargaan ini menandai bahwa seluruh siswa baru telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar MI Muhammadiyah Rantau.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penampilan hiburan dari siswa kelas IV, V, dan VI yang meriah.

Dengan suksesnya Matamuda 2026, diharapkan seluruh siswa baru dapat segera berintegrasi dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi serta berakhlak mulia sesuai visi pendidikan Muhammadiyah.


Rantau, 15 Juli 2026 — MI Muhammadiyah Rantau sukses melaksanakan kegiatan MATAMUDA pada hari ketiga dengan penuh antusiasme. Bertempat di aula musholla sekolah, ratusan siswa duduk tertib menyimak materi bertema “Visi, Misi, dan Tata Tertib”.

Dalam sesi ini, siswa diajak memahami pentingnya visi dan misi sekolah sebagai pedoman bersama dalam mencetak generasi unggul berlandaskan akhlak mulia dan ilmu pengetahuan. Melalui tayangan animasi yang menarik, para siswa belajar bagaimana tata tertib sekolah menjadi fondasi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Rantau menyampaikan harapannya, “Kami ingin setiap siswa tidak hanya memahami, tetapi juga menginternalisasi visi dan misi sekolah serta menjadikan tata tertib sebagai bagian dari karakter sehari-hari. Semoga kegiatan ini dapat membentuk siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menjadi generasi emas Muhammadiyah.”

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini turut didampingi oleh guru-guru dan tenaga pendidik. Para siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti penjelasan serta diskusi ringan yang disampaikan.

Kegiatan MATAMUDA ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat karakter siswa sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif. Rangkaian kegiatan akan terus berlanjut di hari-hari berikutnya dengan tema-tema menarik lainnya.

Mari dukung dan doakan agar seluruh rangkaian MATAMUDA tahun ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh civitas akademika MI Muhammadiyah Rantau.



Rantau, Tapin
– Momen ikonik terjadi saat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, SE., M.Si, mengajak siswa langsung melafalkan ayat-ayat pendek Al-Qur'an dan doa-doa harian dalam kunjungan program MataMuda di MI Muhammadiyah Rantau, Selasa (14/7/2026).



Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30–11.00 Wita di Mushala MIMURA ini melibatkan peserta MataMuda MI Muhammadiyah Rantau beserta Kepala Madrasah dan guru pendamping. Dr. H. Akhmad Ismail Fahni tidak hanya memberikan nasihat, tetapi secara langsung menguji kemampuan siswa dengan meminta mereka menyambung ayat-ayat pendek Al-Qur'an.

Menurut penjelasan yang beredar, momen ini menjadi sangat membekas bagi para siswa. Berbeda dengan nasihat lisan biasa, pengalaman diminta langsung oleh Kepala Kemenag untuk melafalkan ayat suci memberikan motivasi yang jauh lebih kuat.

“Kegiatan ini merupakan metode evaluasi praktis yang sangat efektif di lingkungan madrasah,” ungkap salah satu guru pendamping. Pengujian ayat pendek mengukur kemampuan kognitif dan hafalan, sementara pengujian doa harian lebih menekankan pembentukan akhlak dan pembiasaan karakter.

Dr. H. Akhmad Ismail Fahni kemudian melanjutkan dengan menguji doa-doa harian seperti doa sebelum makan, doa bangun tidur, dan doa sebelum belajar. Tujuannya adalah memastikan bahwa siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan doa-doa tersebut dalam kehidupan sehari-hari.



“Madrasah memiliki misi khusus untuk menjadikan agama sebagai napas keseharian. Dengan menguji doa harian, kita ingin memverifikasi bahwa adab dan tuntunan Islam telah tertanam dalam aktivitas rutin siswa,” tegas Kepala Kemenag Tapin.

Secara psikologis, momen ini mengajarkan siswa tentang ketergantungan kepada Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan, sekaligus menanamkan tauhid praktis sejak dini.

Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Rantau menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kunjungan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memotivasi siswa dalam meningkatkan hafalan Al-Qur'an dan pembiasaan doa sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kantor Kemenag Kabupaten Tapin dalam mendukung pendidikan agama di madrasah, khususnya dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

Diberdayakan oleh Blogger.