3

 


MIM – Dalam rangka membiasakan ibadah sejak dini sekaligus memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an para siswa, MI Muhammadiyah menggelar kegiatan Tahsin Al-Qur’an pada Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA di Musholla MI Muhammadiyah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 4A dan 4B. Pembimbingan tahsin disampaikan langsung oleh Ustadz Nabil, dengan didampingi oleh guru pendamping Mahrina Agustini, S.Pd. dan Norhamsyah, S.Pd.

Melalui bimbingan langsung dari Ustadz Nabil, para siswa diajarkan cara membaca Al-Qur’an sesuai dengan keluarnya huruf (makhraj) dan tanda baca (harakat) yang tepat. Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi anak-anak agar mampu membaca Al-Qur’an secara benar, fasih, dan jelas.

Selain penyempurnaan tajwid, program ini menjadi komitmen MI Muhammadiyah dalam membentuk karakter generasi muda yang terbiasa dan cinta beribadah sejak usia dini.

 


MIMURA – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter religius sejak dini, siswa-siswi kelas III A dan III B Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) melaksanakan kegiatan salat Dhuha berjamaah pada Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini digelar di Musholla MIM dengan penuh khusyuk dan tertib. Pelaksanaan ibadah ini didampingi langsung oleh para guru kelas, yaitu Maulida Sari, S.Pd. dan Fatmawati, S.Pd.

Pendampingan secara konsisten diberikan agar para siswa dapat menjalankan tata cara ibadah dengan benar. Lebih dari sekadar pemenuhan rutinitas, kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan anak-anak melaksanakan ibadah sunnah sejak usia dini.

Melalui kebiasaan yang dipupuk di sekolah, diharapkan para siswa terbiasa dan terdorong untuk mendirikan ibadah secara mandiri, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kebiasaan positif ini menjadi salah satu komitmen MIM dalam membina generasi yang berakhlak mulia dan taat beribadah.


 Suasana khusyuk menyelimuti Musholla MIM pada Rabu (26/8/2026) pagi. Sebanyak siswa-siswi kelas V A dan V B berkumpul untuk mengikuti kegiatan Tahsin Al-Qur'an yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA.

Kegiatan pembelajaran dan perbaikan bacaan ini dibersamai langsung oleh para guru pendamping, Muhammad Seman, S.Pd. dan Siti Rafiah, S.Pd.

Program Tahsin Al-Qur'an ini digelar sebagai proses bimbingan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an para siswa agar senantiasa sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dan makhraj (tempat keluarnya huruf) yang presisi. Through pendampingan intensif ini, para siswa dibimbing melafalkan setiap ayat dengan fasih dan benar.

Selain memperlancar bacaan, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pembiasaan ibadah siswa, antara lain:

Membaca dengan Tartil: Melatih siswa membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an secara tenang, jelas, dan tidak tergesa-gesa.

Menjaga Keaslian Lafaz: Memastikan setiap huruf dan panjang-pendek bacaan diucapkan sesuai dengan tuntunan.

Mencegah Kesalahan Makna: Menjauhkan dari kesalahan pelafalan (lahn) yang berpotensi mengubah makna asli ayat Al-Qur'an

Selama 35 menit berlangsung, seluruh peserta didik antusias menyimak arahan dan bimbingan dari Muhammad Seman, S.Pd. dan Siti Rafiah, S.Pd. Melalui pembiasaan rutin ini, pihak sekolah berharap lahir generasi yang tidak hanya gemar membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki kualitas bacaan yang baik dan benar.


 Rantau — MI Muhammadiyah Rantau kembali menggelar kegiatan pembiasaan keagamaan berupa Shalat Dhuha berjamaah dan pembimbingan Tahsin Al-Qur'an pada Senin (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pada pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini bertempat di Musholla MI Muhammadiyah Rantau dengan suasana yang penuh khusyuk.

Pada kesempatan kali ini, kegiatan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas 3A dan 3B dengan bimbingan langsung dari Ustadz Nabil.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan beribadah sejak dini, khususnya pembiasaan pelaksanaan shalat sunnah dhuha secara rutin. Selain itu, bimbingan tahsin menjadi fokus utama sebagai upaya dan proses memperbaiki bacaan Al-Qur'an para siswa agar sesuai dengan kaidah tajwid serta makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar.

Melalui bimbingan ini, siswa diajarkan membaca ayat suci Al-Qur'an secara tartil guna menjaga keaslian lafaz dan menghindari kesalahan pembacaan yang dapat mengubah makna ayat.

Selama rangkaian acara berlangsung, para siswa mendengarkan arahan dan bimbingan dengan antusias. Kegiatan ini turut didampingi oleh para guru pendamping, yaitu Maulida Sari, S.Pd. dan Fatmawati, S.Pd., sehingga pelaksanaan dapat berjalan tertib dan lancar.

Melalui kegiatan keagamaan yang berkesinambungan ini, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya terbiasa menjalankan ibadah sunnah, tetapi juga mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, benar, dan penuh pemahaman sejak usia dini.

 Rantau — Suasana halaman MI Muhammadiyah tampak penuh semangat pada Kamis (20/8/2026). Seluruh murid dari kelas 1 hingga kelas 6 berkumpul untuk mengikuti kegiatan latihan seni bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Latihan yang dipimpin langsung oleh pelatih Akhmad Fauzan ini bertujuan untuk mendidik dan membina ketangkasan siswa, sekaligus melestarikan seni bela diri yang selaras dengan ajaran Islam. Kegiatan ini juga menjadi sarana strategis dalam membentuk kader Muhammadiyah yang beriman, berakhlak mulia, dan disiplin sejak dini.


Selama latihan berlangsung, para siswa diajarkan gerakan-gerakan dasar ketangkasan dan pembentukan fisik. Selain menggembleng fisik agar kuat dan sehat, latihan Tapak Suci ini memberikan banyak manfaat character building bagi para siswa, di antaranya:

  • Kedisiplinan & Tanggung Jawab: Melatih siswa untuk patuh pada aturan dan instruksi pelatih.

  • Keberanian & Mental: Menumbuhkan rasa percaya diri, jiwa yang tabah, serta sikap sportif.

  • Pengendalian Diri: Mengedukasi siswa agar mampu mengendalikan emosi dan amarah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman dengan pendampingan dari para guru, Ainiatus Saleha, S.Ag. dan Marza Diyanti, S.Pd.I.

Melalui latihan rutin ini, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan fisik yang prima serta mental spiritual yang kokoh.



 Rantau — MI Muhammadiyah kembali melaksanakan kegiatan keagamaan berupa bimbingan Tahsin Al-Qur'an dan Shalat Dhuha berjamaah pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini bertempat di musholla Masjid Mujahidin Kupang, Rantau.

Kegiatan keagamaan kali ini ditujukan bagi seluruh siswa-siswi kelas 6A dan 6B dengan dibimbing langsung oleh Ustadz Nabil. Rangkaian kegiatan berjalan dengan khusyuk, diawali dengan shalat dhuha berjamaah dan dilanjutkan dengan materi pembenahan bacaan Al-Qur'an.



Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan ibadah sejak dini serta memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur'an para siswa. Melalui bimbingan ini, siswa diajarkan membaca Al-Qur'an secara benar dan jelas sesuai dengan kaidah makhraj huruf dan harakat yang tepat.

Selama kegiatan berlangsung, siswa didampingi oleh Habibah Mursyidah, S.Ag. Seluruh rangkaian bimbingan berjalan dengan tertib dan lancar.

Diharapkan melalui pembiasaan ibadah dhuha berjamaah dan perbaikan bacaan Al-Qur'an ini, para siswa kelas 6 memiliki pondasi karakter religius yang kuat serta kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur'an sebagai bekal mereka.

 


Rantau — Dalam upaya membiasakan ibadah sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an siswa, MI Muhammadiyah menggelar kegiatan Tahsin Al-Qur'an dan Shalat Dhuha berjamaah pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini dilaksanakan di Musholla MI Muhammadiyah dengan penuh khidmat.

Kegiatan rutin keagamaan ini menghadirkan Ustadz Nabil sebagai penceramah dan pembimbing utama. Seluruh siswa dan siswi dari kelas 4A dan 4B tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pelaksanaan shalat dhuha bersama hingga bimbingan tahsin.

Melalui bimbingan Ustadz Nabil, para siswa dilatih untuk membenarkan dan memperjelas bacaan Al-Qur'an mereka, khususnya dalam mengenali serta melafalkan makhraj huruf dan harakat dengan tepat. Selain pembenahan bacaan, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan pembiasaan ibadah sunnah shalat dhuha secara berjamaah sejak usia sekolah dasar.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa didampingi langsung oleh guru pendamping, Mahrina Agustini, S.Pd., dan Norhamsyah, S.Pd. Kehadiran para pendamping memastikan proses belajar dan ibadah berjalan tertib, lancar, dan penuh kedisiplinan.

Melalui pembiasaan yang konsisten ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memiliki makhraj dan hukum bacaan Al-Qur'an yang benar, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.


 MIMURA — Suasana halaman Kantor Bupati Tapin pada Senin (17/8/2026) pagi berlangsung khidmat sekaligus bergelora. Di tengah helatan Upacara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sebuah momen membanggakan terukir bagi keluarga besar MI Muhammadiyah.

Penyerahan penghargaan kepada Kontingen MI Muhammdiyah sebagai Peserta Terbaik Juara Harapan 1 pada ajang Karnaval Kemerdekaan yang telah digelar sebelumnya. Piagam dan piala penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala MI Muhammadiyah, Syaefudin, M.Pd.I.

Pemberian penghargaan di panggung utama upacara kemerdekaan ini bukan sekadar penyerahan trofi formalitas. Lebih dari itu, pencapaian ini menjadi gambaran nyata bagaimana nilai-nilai perjuangan, kreativitas, dan kolaborasi mampu dihidupkan oleh generasi muda Islam di Kabupaten Tapin.

Ajang karnaval yang memeriahkan HUT RI ke-81 sebelumnya telah menjadi panggung ekspresi bagi para siswa MI Muhammadiyah. Dengan menampilkan atraksi yang sarat pesan kebangsaan, budaya, serta nilai-nilai keislaman, kontingen ini berhasil mencuri perhatian dewan juri dan masyarakat. Kerja keras, latihan tanpa kenal lelah, serta dukungan seluruh tenaga pendidik dan orang tua murid akhirnya membuahkan hasil yang manis.

Bagi MI Muhammadiyah, raihan Juara Harapan 1 ini membawa pesan reflektif yang mendalam. Kepala MI Muhammadiyah, Syaefudin, M.Pd.I., mengungkapkan rasa syukur dan harunya usai menerima penghargaan langsung dari orang nomor satu di Kabupaten Tapin tersebut.

"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh anak-anak, para guru, dan orang tua murid. Namun yang lebih penting dari sekadar piala adalah bagaimana melalui momen karnaval dan peringatan HUT RI ke-81 ini, anak-anak kita belajar arti kebersamaan, rasa percaya diri, dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya.


Di usia Republik Indonesia yang ke-81 tahun, prestasi ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dan penanaman rasa nasionalisme harus terus berjalan bergandengan. Prestasi yang diraih MI Muhammadiyah di halaman Kantor Bupati Tapin hari ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan pelecut semangat untuk terus berkarya, mengabdi, dan mengharumkan nama daerah melalui pendidikan yang unggul dan berakhlak mulia.

 


MIMURA – Suasana kemeriahan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Tapin berlangsung semarak. Madarasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah turut ambil bagian dalam pawai karnaval megah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin.

Mengangkat tema besar "81 Tahun Merdeka: Guru Hebat, Murid Cerdas, Tapin Maju, Tapin Baiman", kontingen MI Muhammadiyah tampil maksimal dengan mengusung berbagai kreativitas, seni budaya, serta miniatur edukatif yang berhasil menyedot perhatian ribuan warga di sepanjang rute pa
rade.

Kemeriahan barisan MI Muhammadiyah dibuka secara spektakuler oleh penampilaan gagah dari *Drum Band Hizbul Wathan*. Tabuhan irama yang energik dan formasi presisi dari para siswa sukses membakar semangat para penonton sejak awal rute.

Tak kalah menarik, MI Muhammadiyah juga menampilkan *Mobil Hias "Guru Hebat, Murid Cerdas"* yang dirancang khusus memuat berbagai miniatur simbolis penuh makna, antara lain:

* *Miniatur Al-Qur'an Dan GALUH BANJAR: Simbol landasan iman dan takwa dalam menuntut ilmu.

* *Miniatur Bedah Rumah*: Wujud kepedulian sosial dan keprihatinan terhadap sesama.

* *Miniatur Kios UMKM & Kopdes Merah Putih*: Representasi dorongan kemandirian ekonomi masyarakat desa.


Suasana semakin semarak dengan kehadiran *kontingen penari* yang membawakan tarian penuh warna, disusul barisan jajaran *GTK MIMURA* (Guru dan Tenaga Kependidikan MI Muhammadiyah) yang tampil kompak Busana batik kombinasi dengan jilbab kuning, dipadukan topi warna putih menjadi suasana penuh dedikasi.

Barisan dilanjutkan oleh deretan pemuda karakter bangsa dari *Kepanduan Hizbul Wathan* serta atraksi tangguh dari para pesilat *Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Menutup barisan penuh prestasi dan keberkahan, melintas **Tim Futsal* kebanggaan sekolah beserta rombongan sosok teladan *Alim Ulama*.

Partisipasi aktif MI Muhammadiyah dalam karnaval ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung visi pendidikan daerah serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan, religiusitas, dan jiwa kepemimpinan kepada para generasi muda sejak dini.

 

RANTAU (12 Agustus 2026) — Dalam upaya memperkuat pembiasaan ibadah dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an para siswa, MI Muhammadiyah Rantau menggelar kegiatan Salat Dhuha dan Tahsin Al-Qur'an pada Rabu pagi (12/8). Kegiatan spiritual ini berlangsung khusyuk mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA bertempat di Musholla MI Muhammadiyah.

Pada kesempatan kali ini, kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas V A dan V B dengan pendampingan penuh dari dewan guru, yaitu Bapak Muhammad Seman, S.Pd. dan Ibu Siti Rafiah, S.Pd.

Menanamkan Kebiasaan Sunnah dan Perbaikan Bacaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah. Selain sebagai bentuk sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, agenda ini bertujuan utama untuk membiasakan anak-anak menjalankan salat sunnah Dhuha secara rutin sejak dini.

Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan Tahsin Al-Qur'an. Program ini dirancang khusus sebagai proses perbaikan dan penyempurnaan bacaan Al-Qur'an siswa agar sesuai dengan kaidah tajwid serta makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar.

Manfaat Bagi Pembentukan Karakter Siswa

Pendamping kegiatan menegaskan bahwa pembimbingan tahsin ini memiliki peran yang sangat vital dalam pendidikan Al-Qur'an anak. Melalui bimbingan secara berkala, para siswa diharapkan dapat:

  • Membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an secara tartil dan fasih.

  • Menjaga keaslian lafaz sesuai ajaran Rasulullah SAW.

  • Terhindar dari kesalahan bacaan (lahn) yang berpotensi mengubah makna ayat.

Melalui pembiasaan rutin ini, MI Muhammadiyah Rantau terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh serta kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur'an.


RANTAU (13 Agustus 2026)
— Menjelang pelaksanaan Lomba Paduan Suara (Padus) dan Karnaval Kemerdekaan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-81, keluarga besar Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MI Muhammadiyah Rantau menggelar serangkaian kegiatan persiapan bersama pada Kamis (13/8).

Seluruh GTK tampak antusias dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan dua agenda besar tahunan tersebut demi menampilkan yang terbaik bagi madrasah.

Gotong Royong dan Pembagian Tugas

Sejak pagi hari, kesibukan telah terlihat di lingkungan madrasah. Bagi Bapak/Ibu GTK yang tidak terlibat langsung dalam pendampingan maupun pelaksanaan lomba Paduan Suara, agenda difokuskan pada kegiatan gotong royong pembuatan properti dan perlengkapan pawai karnaval.

Semangat kebersamaan dan kerja sama antar-guru menjadi modal utama dalam merancang berbagai atribut kreatif yang akan ditampilkan pada pawai mendatang.

Rapat Pemantapan Karnaval

Rangkaian kegiatan persiapan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Persiapan Karnaval yang berlangsung pada pukul 13.00 WITA bertempat di Mushala MI Muhammadiyah.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh seluruh elemen GTK guna membahas penataan rute, pemantapan kostum, teknis pendampingan siswa, hingga skenario pengamanan rombongan selama karnaval berlangsung.

Pihak madrasah mengapresiasi tinggi dedikasi, soliditas, dan kerja sama yang ditunjukkan oleh seluruh GTK. Melalui persiapan yang matang dan rasa gotong royong ini, MI Muhammadiyah optimis dapat tampil maksimal serta memeriahkan Peringatan HUT RI ke-81 dengan penuh semarak dan rasa bangga.

 


TAPIN (13 Agustus 2026) — Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, grup Paduan Suara MI Muhammadiyah Rantau (MIMURA) tampil memukau pada ajang Lomba Paduan Suara antar-madrasah dan instansi se-Kabupaten Tapin. Acara yang berlangsung meriah ini digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin.

Mengenakan busana batik ciprat berpadu nuansa merah putih, kontingen Paduan Suara MIMURA sukses mencuri perhatian dewan juri dan penonton. Mereka membawakan lagu Mars Kemenag serta lagu perjuangan nasional dengan harmonisasi yang padu dan penghayatan yang mendalam.



Kepala MI Muhammadiyah Rantau menyampaikan bahwa keikutsertaan madrasah dalam ajang tahunan ini membawa misi penting dalam pembentukan karakter siswa.

"Partisipasi MIMURA dalam ajang perlombaan tahunan ini bukan semata-mata untuk mengejar predikat juara. Lebih dari itu, ini adalah ruang edukasi berharga untuk menanamkan jiwa nasionalisme, kecintaan pada tanah air, serta pembentukan karakter gotong royong dan kedisiplinan bagi siswa sejak dini," ujarnya.

Persiapan Matang dan Latihan Intensif

Penampilan maksimal yang disuguhkan tak lepas dari persiapan matang selama beberapa pekan terakhir. Di bawah bimbingan pelatih profesional dan dukungan penuh dewan guru, tim paduan suara MIMURA menjalani latihan intensif yang meliputi:

  • Teknik pemanasan dan olah vokal

  • Pengolahan harmonisasi nada dan artikulasi

  • Penataan koreografi serta formasi panggung

Poin Utama Kegiatan

  • Nama Acara: Lomba Paduan Suara Semarak HUT RI ke-81 Kemenag Kabupaten Tapin

  • Peserta: Kontingen Paduan Suara MI Muhammadiyah Rantau (MIMURA)

  • Materi Lagu: Mars Kemenag dan Lagu Perjuangan Nasional

  • Fokus Pembinaan: Harmonisasi vokal, kedisiplinan panggung, dan penanaman nilai nasionalisme

Kemeriahan lomba ini diharapkan dapat menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, serta semangat kolaborasi antar-lembaga pendidikan madrasah di Kabupaten Tapin.

Keluarga besar MI Muhammadiyah Rantau turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar Paduan Suara MIMURA mampu meraih hasil terbaik.

 RANTAU – Dalam rangka membina karakter, melatih kedisiplinan, serta mempererat rasa kebersamaan antar siswa, MI Muhammadiyah Rantau menggelar kegiatan kepanduan Hizbul Wathan (HW) pada Selasa (11/8/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WITA ini bertempat di Halaman MI Muhammadiyah Rantau dan diikuti dengan
penuh semangat oleh seluruh siswa-siswi kelas IV, V, dan VI. Jalannya kegiatan dipandu langsung oleh Pembina Putra M. Rudi Basyori N, S.Pd., Pembina Putri Fitria, serta didampingi oleh Marliana, S.Pd.



Pada pertemuan kali ini, para anggota pandu HW menerima materi Latihan Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Dasar. Latihan ini ditujukan untuk membentuk postur tubuh yang tegap, melatih kedisiplinan, serta menanamkan rasa kekompakan dan kepatuhan terhadap instruksi.

Guna mencairkan suasana dan mengasah ketangkasan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking dan permainan seru, yakni estafet memasukkan air ke dalam botol. Melalui permainan interaktif ini, para siswa tidak hanya terhibur, tetapi juga dilatih dalam hal fokus, kecepatan, serta kerja sama tim yang solid.

Secara keseluruhan, kegiatan kepanduan Hizbul Wathan ini bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki akidah kuat, fisik dan mental yang sehat, berakhlak mulia, serta berwawasan luas. Pembiasaan nilai-nilai positif ini diharapkan dapat terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


RANTAU
– Konsistensi dalam membina karakter dan spiritual peserta didik terus ditunjukkan oleh MI Muhammadiyah Rantau. Pada Rabu (11/8/2026) pagi, sekolah kembali menggelar kegiatan pembiasaan Tahsin Al-Qur'an dan Sholat Dhuha berjamaah yang bertempat di Musholla MI Muhammadiyah.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 4A dan 4B. Pembimbingan Tahsin disampaikan langsung oleh Ustadz Nabil dengan pendampingan dari para guru, Mahrina Agustini, S.Pd. dan Norhamsyah, S.Pd.



Pelaksanaan Sholat Dhuha secara berjamaah menjadi pembuka rangkaian kegiatan pagi tersebut untuk membiasakan anak-anak menjalankan ibadah sunnah sejak dini. Usai sholat, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan Tahsin Al-Qur'an.

Melalui bimbingan Ustadz Nabil, para siswa diajak untuk memperdalam dan memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an mereka, mulai dari pengucapan huruf (makhraj) yang tepat hingga pemahaman harakat yang benar. Melalui latihan ini, bacaan para siswa diharapkan menjadi lebih benar, tartil, dan jelas.

Program pembiasaan rutin ini diharapkan tidak hanya mengasah ketepatan bacaan Al-Qur’an siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur'an serta kedisiplinan beribadah dalam kehidupan sehari-hari.


RANTAU
– Dalam upaya membentung karakter religius serta meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para siswa sejak dini, MI Muhammadiyah Rantau menggelar kegiatan pembiasaan Sholat Dhuha dan Tahsin Al-Qur'an pada Senin (10/8/2026) pagi.

Berlokasi di Musholla MI Muhammadiyah Rantau, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini diikuti secara khidmat oleh seluruh siswa kelas III A dan III B. Bimbingan materi Tahsin dipimpin langsung oleh Ustadz Nabil, serta didampingi oleh guru pendamping Maulida Sari, S.Pd. dan Fatmawati, S.Pd.



Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan sholat sunnah Dhuha secara berjamaah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Tahsin Al-Qur’an yang berfokus pada perbaikan bacaan ayat-ayat suci agar sesuai dengan kaidah tajwid dan makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar.

Melalui bimbingan intensif Ustadz Nabil, para siswa diajak untuk tidak hanya hafal, tetapi juga mampu membaca Al-Qur'an secara tartil. Pembiasaan ini dinilai sangat krusial untuk menjaga keaslian lafaz serta menghindari kesalahan fatal dalam membaca yang dapat mengubah makna ayat.

Selain mengasah keahlian membaca Al-Qur'an, program rutin ini dirancang untuk menanamkan kedisiplinan beribadah pada anak. Diharapkan, rutinitas sholat sunnah Dhuha dan kecintaan terhadap Al-Qur'an dapat tertanam kuat dalam diri para siswa hingga menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.


RANTAU — Suasana halaman MI Muhammadiyah Rantau tampak riuh dan penuh semangat pada Kamis (6/8/2026). Seluruh murid dari kelas 1 hingga kelas 6 berkumpul bersama untuk mengikuti kegiatan latihan seni bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah bawah bimbingan pelatih Akhmad Fauzan.



Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah pengembangan diri siswa, baik dari segi fisik maupun mental. Selain untuk membina ketangkasan dan mengasah keterampilan seni bela diri, latihan rutin ini dirancang untuk menjaga kebugaran tubuh para siswa agar tetap kuat dan sehat.

Melalui olah tubuh dan pembinaan karakter dalam Tapak Suci, para siswa juga ditempa untuk membangun jiwa yang tabah, percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas sejak usia dini.

Di bawah arahan pelatih Akhmad Fauzan, para murid antusias memperagakan setiap jurus dasar yang diajarkan. Pendekatan yang disiplin namun tetap menyenangkan membuat seluruh peserta dari jenjang kelas bawah hingga kelas atas dapat mengikuti alur latihan dengan gembira.

Melalui program ekstrakurikuler ini, MI Muhammadiyah Rantau terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menunjang kesehatan fisik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang tangguh, berani, dan berakhlak mulia.


 RANTAU — MI Muhammadiyah Rantau terus berkomitmen membina karakter dan spiritualitas para siswanya melalui berbagai kegiatan keagamaan. Pada Kamis (6/8/2026) pagi, para siswa kelas VI A dan VI B mengikuti kegiatan rutin Salat Dhuha berjamaah dan Tahsin Al-Qur'an yang berlangsung khusyuk di Masjid Mujahidin Kupang Rantau mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh para pendamping madrasah, Habibah Mursyidah, S.Ag. dan Marlina, S.Pd. Program rutin ini dirancang untuk membiasakan para siswa menjalankan ibadah sunnah sekaligus memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur'an mereka sejak dini.



Tujuan utama dari bimbingan Tahsin Al-Qur'an ini adalah memandu siswa agar mampu membaca ayat-ayat suci sesuai dengan kaidah tajwid serta makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar. Melalui latihan yang konsisten, para siswa diharapkan dapat membaca Al-Qur'an secara tartil, menjaga keaslian lafal, dan menghindari kesalahan bacaan yang berpotensi mengubah makna ayat.

Selain bimbingan bacaan Al-Qur'an, pelaksanaan Salat Dhuha secara berjamaah ditujukan untuk menanamkan kedisiplinan serta membiasakan para siswa agar senantiasa meluangkan waktu beribadah di tengah kesibukan belajar.

Melalui kegiatan terpadu ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya unggul dalam pencapaian akademis, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat dan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.


RANTAU
— MI Muhammadiyah Rantau (MIMURA) terus berkomitmen membentuk generasi yang taat beragama dan berakhlak mulia melalui pembiasaan ibadah harian. Salah satu program unggulan yang konsisten dijalankan adalah kegiatan latihan salat berjamaah yang digelar setiap hari Kamis di Masjid Mujahidin, lingkungan madrasah.

Kegiatan rutin ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara ibadah yang sesuai dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari menyempurnakan wudu, merapikan saf, hingga menjalankan gerakan dan bacaan salat secara berurutan.

Kepala MI Muhammadiyah Rantau, Syaefudin, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan pentingnya menanamkan fondasi ibadah yang benar sejak usia dini agar menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa.

"Melalui latihan rutin ini, kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya sekadar bisa salat, tetapi juga memahami bacaan, gerakan, serta rukun dan syarat sahnya sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi. Pembiasaan di madrasah ini diharapkan melekat hingga mereka dewasa nanti," ujar Syaefudin.

Selama kegiatan berlangsung, para guru mendampingi siswa secara langsung dengan pendekatan yang sabar dan edukatif. Hal ini menciptakan suasana ibadah yang khusyuk namun tetap menyenangkan bagi anak-anak.

Program ini pun mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid. Kehadiran pembiasaan ibadah di madrasah dinilai sangat membantu peran keluarga dalam memperkuat fondasi keagamaan anak di rumah.

Melalui integrasi antara pendidikan akademis dan praktik ibadah yang berkelanjutan, MI Muhammadiyah Rantau terus berupaya mencetak generasi muda yang cerdas, berdisiplin tinggi, serta teguh dalam menjalankan syariat Islam pada kehidupan sehari-hari.


LOKSADO – Dalam rangka memperkuat peran publikasi dan menyelaraskan strategi komunikasi di era digital, Humas MI Muhammadiyah Rantau, Aulia Rahman, menghadiri Gathering Kehumasan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin di Outbound Camp Loksado, Rabu (05/08/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran tim kehumasan dari berbagai satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag Kab. Tapin untuk mengevaluasi capaian publikasi sekaligus merumuskan langkah strategis media ke depan.


Hadir sebagai pemateri utama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, S.E., M.Si., menekankan pentingnya peran humas sebagai garda terdepan dan wajah lembaga.


"Kehumasan bukan sekadar mempublikasikan kegiatan, melainkan upaya membangun kepercayaan masyarakat serta menyampaikan program secara tepat, cepat, dan akurat. Di era digital, kita dituntut untuk terus adaptif dan kreatif," tegas Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, S.E., M.Si. dalam arahannya."

Perwakilan Humas MI Muhammadiyah Rantau, Aulia Rahman, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam terhadap sosok Kepala Kemenag Tapin tersebut. Menurutnya, kepemimpinan Dr. H. Akhmad Ismail Fahni tidak hanya tegas, tetapi juga sangat mengayomi, humanis, dan selalu memberi ruang inovasi bagi madrasah.

Apresiasi dan Komitmen Humas MI Muhammadiyah Rantau

  • Kepemimpinan Inspiratif: Aulia Rahman menilai Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, S.E., M.Si. sebagai figur pemimpin yang ramah, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan publikasi di tingkat madrasah.

  • Dorongan Inovasi Digital: Sikap keterbukaan dan semangat modernisasi yang ditunjukkan Kepala Kemenag Tapin menjadi motivasi bagi tim kehumasan untuk menyajikan konten edukatif yang lebih adaptif dan menarik.

  • Penguatan Sinergi: Kehadiran jajaran pimpinan dalam suasana hangat di Loksado mempererat silaturahmi dan membangun soliditas antarhumas satker di lingkungan Kemenag Tapin.

Selain pemaparan materi dan sesi evaluasi, kegiatan diisi dengan agenda outbound serta diskusi santai. Melalui momentum ini, Humas MI Muhammadiyah Rantau berkomitmen untuk terus mendukung visi Kemenag Kab. Tapin dalam menghadirkan keterbukaan informasi publik yang transparan, kreatif, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.






 LOKSADO – Dalam rangka memperkuat peran publikasi dan menyelaraskan strategi komunikasi di era digital, Humas MI Muhammadiyah Rantau, Aulia Rahman, menghadiri kegiatan Gathering Kehumasan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin yang digelar di Outbound Camp Loksado, Rabu (05/08/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran tim kehumasan dari berbagai satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag Kab. Tapin ini bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kehumasan, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan publikasi ke depan.

Hadir sebagai pemateri utama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, S.E., M.Si. menekankan pentingnya peran humas sebagai garda terdepan dan wajah lembaga di mata masyarakat.

"Kehumasan bukan hanya soal mempublikasikan kegiatan. Ini adalah upaya membangun kepercayaan masyarakat, menyampaikan program dengan benar, cepat, dan akurat. Ke depan tantangannya semakin besar di era digital, sehingga kita harus adaptif dan kreatif," tegasnya saat memberikan arahan.

Perwakilan Humas MI Muhammadiyah Rantau, Aulia Rahman, menyambut positif arahan tersebut. Keikutsertaan MI Muhammadiyah Rantau dalam agenda ini menjadi komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik dan memperluas jangkauan program edukasi kepada masyarakat secara lebih kreatif dan inovatif.

Selain pemaparan materi dan sesi evaluasi, kegiatan ini diisi dengan agenda outbound serta diskusi santai. Suasana akrab tersebut dimanfaatkan para peserta untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas antarhumas satker Kemenag Tapin.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Humas MI Muhammadiyah Rantau bersama seluruh tim kehumasan Kemenag Kab. Tapin semakin solid, adapatif, dan siap menyajikan informasi program serta layanan pendidikan keagamaan yang tepat sasaran bagi masyarakat luas.


RANTAU
– Dalam upaya membentengi generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan, MI Muhammadiyah Rantau konsisten menyelenggarakan kegiatan keagamaan secara rutin. Pada Senin (3/8/2026), para siswa kelas III A dan III B berkumpul di Musholla MI Muhammadiyah Rantau untuk melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan bimbingan Tahsin Al-Qur'an.



Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini didampingi langsung oleh para wali kelas dan guru pendamping, yaitu Fatmawati, S.Pd. dan Maulida Sari, S.Pd. Suasana musholla tampak khusyuk saat para siswa dengan tertib menjalankan setiap rangkaian ibadah.

Membiasakan Ibadah dan Menjaga Keaslian Bacaan Al-Qur'an

Program ini dirancang bukan sekadar rutinitas harian, melainkan memiliki tujuan strategis dalam pembentukan karakter anak. Selain membiasakan pelaksanaan sholat sunnah Dhuha sejak dini, pembiasaan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan anak terhadap ibadah.

Sesi Tahsin Al-Qur'an difokuskan pada perbaikan dan penyempurnaan bacaan ayat suci agar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid serta makhraj (tempat keluarnya huruf) yang benar.

Melalui bimbingan tahsin ini, diharapkan para siswa dapat:

  • Membaca Al-Qur'an secara tartil dan fasih.

  • Menjaga keaslian lafaz Al-Qur'an.

  • Terhindar dari kesalahan pembacaan yang berpotensi mengubah makna ayat.

  • Terbiasa menjadikan sholat sunnah Dhuha sebagai bagian dari gaya hidup Islami mereka.

Komitmen Sekolah dalam Pendidikan Karakter

Pendamping kegiatan, Fatmawati, S.Pd. dan Maulida Sari, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme dan kedisiplinan yang ditunjukkan oleh para siswa kelas III A dan III B selama kegiatan berlangsung.

Melalui pembiasaan yang konsisten di musholla sekolah ini, MI Muhammadiyah Rantau terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlakul karimah.

Diberdayakan oleh Blogger.