3

MIMURA– Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) jenjang MI Kabupaten Tapin tahun 2026 berjalan sukses dan khidmat. MI Muhammadiyah yang ditunjuk sebagai tempat ajang OMI, berhasil menyelenggarakan ajang kompetisi ilmiah antar-siswa madrasah ibtidaiyah ini dengan lancar.

Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta terbaik dari berbagai Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Tapin, yang hadir didampingi oleh para guru pembimbing serta tamu undangan. Suas
ana kompetisi berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan antar madrasah.


MI Muhammadiyah menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara ini, khususnya kepada Jajaran Kementerian Agama Kabupaten Tapin serta Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Tapin.

Pihak MI Muhammadiyah mengungkapkan rasa bangganya karena diberikan kepercayaan untuk melayani puluhan peserta beserta para pendamping dan tamu undangan. Selain itu, jajaran keluarga besar MI Muhammadiyah juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama proses pelayanan dan penyambutan masih terdapat kekurangan.

Smoga melalui gelaran OMI tahun 2026 ini, diharapkan lahir talenta-talenta hebat dan berprestasi dari Kabupaten Tapin. Para juara nantinya diharapkan mampu bersaing serta membawa nama harum madrasah di tingkat provinsi hingga nasional.

 


Kamis pagi, siswa-siswi Kelas VI A dan VI B melaksanakan kegiatan sholat Dhuha, tahsin, dan tahfiz Al-Qur’an di Mesjid Mujahidin. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 08.35 WIB.

Kegiatan ini bertujuan membiasakan ibadah sejak dini, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, serta menghafal Al-Qur’an. Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan anak-anak terbiasa beribadah, bacaan Al-Qur’an mereka menjadi benar dan jelas sesuai huruf serta harakat, sekaligus semakin kuat dalam menghafal ayat-ayat suci.

Acara dipimpin oleh Ustadz Nabil Seff dan didampingi oleh Habibah Mursyidah, S.Ag. serta Marliana, S.Pd. Seluruh peserta dari Kelas VI A dan VI B mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat beribadah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan siswa.

 



Rantau – MI Muhammadiyah Rantau melaksanakan kegiatan Sholat Dhuha dan Tahsin Al-Qur’an pada Senin, 7 September 2026, pukul 08.00–08.35 WITA. Kegiatan berlangsung di Musholla MI Muhammadiyah Rantau dan diikuti oleh siswa kelas III A dan III B.

Kegiatan dibimbing langsung oleh Ustadz Nabil dengan pendampingan guru Maulida Sari, S.Pd. dan Fatmawati, S.Pd. Acara dimulai dengan pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan sesi tahsin Al-Qur’an yang fokus pada perbaikan bacaan sesuai kaidah tajwid dan makhraj yang benar.

Tujuan kegiatan ini adalah membiasakan ibadah sejak dini, khususnya sholat sunnah Dhuha, sekaligus memperbaiki bacaan Al-Qur’an siswa agar sesuai dengan kaidah tajwid dan makhraj. Melalui pembiasaan ini, diharapkan anak-anak terbiasa beribadah, mampu membaca ayat suci Al-Qur’an dengan tartil, menjaga keaslian lafaz, serta menghindari kesalahan bacaan yang dapat mengubah makna ayat.

Para siswa antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Guru pendamping ikut mendampingi dan memberikan arahan agar proses pembelajaran berjalan tertib dan bermakna.

Kegiatan serupa diharapkan terus dilanjutkan sebagai upaya menanamkan kebiasaan ibadah dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di lingkungan MI Muhammadiyah Rantau.

 MIMURA — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Tapin resmi dimulai pada Senin (7/9/2026). Bertempat di MAN 1 Tapin, ajang bergengsi antar-madrasah


ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin (Dr.H.Ahmad Ismail Fahni,SE.,M.Si). Gelaran OMI tahun ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 September 2026, yang melibatkan para peserta dari seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Pada gelaran OMI 2026 ini, MI Muhammadiyah turut berkontribusi aktif dengan mengutus enam murid terbaiknya untuk bersaing di tingkat kabupaten. Di bidang Mata Pelajaran Matematika Terintegrasi, MI Muhammadiyah mengandalkan Ahmad Aditya Akbar, Adzkia Nur Azizah, dan Shareefa Malika. Sementara itu, pada bidang IPAS terinegrasi, tiga perwakilan terbaik yang siap berjuang adalah Myesha Barana Zahira, Nazra Althafunnisa, dan Shafia Nur Aziza.

Selain menerjunkan para siswa berprestasi, kebanggaan tersendiri bagi MI Muhammadiyah karena pada tahun ini kembali dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan OMI untuk jenjang MI, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari terakhir pelaksanaan, yaitu Rabu, 9 September 2026. Kepercayaan ini menjadi bukti kesiapan serta komitmen MI Muhammadiyah dalam mendukung suksesnya agenda tahunan Kementerian Agama di Kabupaten Tapin.

 



Siswa dan siswi kelas VIA dan VIB MI Muhammadiyah melaksanakan kegiatan Shalat Dhuha berjamaah dan Tahsin Al-Qur'an pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini diselenggarakan di Masjid Mujahidin Kupang, Rantau, dengan pendampingan dari Habibah Mursyidah, S.Ag.

Sesi bimbingan Tahsin Al-Qur'an disampaikan langsung oleh Ustadz Nabil. Dalam pembinaannya, Ustadz Nabil membimbing para siswa agar dapat membaca Al-Qur'an secara tartil, sesuai dengan makhraj huruf dan harakat yang benar.

Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan pembentukan karakter ibadah sejak dini serta meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an para siswa. Dengan adanya bimbingan rutin ini, diharapkan bacaan Al-Qur'an siswa menjadi lebih benar, jelas, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 


MI Muhammadiyah mengadakan kegiatan Tahsin Al-Qur'an pada Rabu (2/9/2026) di musholla sekolah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.35 WITA ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VA dan VB dengan pendampingan dari Siti Rafiah, S.Pd., dan Muhammad Seman, S.Pd.

Bimbingan utama disampaikan langsung oleh Ustadz Nabil. Melalui kegiatan ini, siswa dibimbing agar mampu membaca Al-Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid, makhraj huruf, dan harakat yang tepat.

Program ini bertujuan membiasakan ibadah sejak dini sekaligus memperbaiki kualitas bacaan para siswa. Diharapkan setelah mengikuti bimbingan ini, bacaan Al-Qur'an para siswa menjadi lebih benar, jelas, dan lancar.

Diberdayakan oleh Blogger.